RANGKUMAN BAB 4. Syani (24)
Syani Carissa Syawaluna (24)
x tbg 4
BAB 4: Sistem Komputer
A. Komputer dan Komponen Penyusunnya
Secara umum, komputer adalah peralatan elektronik yang menerima masukan data, mengolah data, dan memberikan hasil keluaran dalam bentuk informasi, baik itu berupa gambar, teks, suara, maupun video. Secara sederhana, sebuah komputer menerima masukan dari peranti masukan, memproses masukan tersebut, dan menghasilkan output.Gambaran umum sebuah komputer tampak pada Gambar 4.2, di mana “data” (teks, suara, klik, sentuhan, ataulainnya) dari peranti masukan akan diproses oleh Central Processing Unit (CPU)
untuk menghasilkan output berupa tampilan informasi, sinyal reaksi, dll. yang
direpresentasikan melalui peranti keluaran.
1. Sistem Komputer
Sistem Komputer terdiri atas beberapa bagian berikut.
1. Perangkat Keras (Hardware)
2. Perangkat Lunak (Software)
3. Pengguna
Semua komponen tersebut saling mendukung sehingga komputer dapat
beroperasi. Perangkat keras komputer membutuhkan perangkat lunak agar
komputer bisa dihidupkan dan difungsikan.
a. Perangkat Keras (Hardware)
Perangkat keras komputer (hardware) adalah komponen isik pada komputer
yang dapat disentuh, dilihat atau dipindahkan. Contoh perangkat keras ialah
mouse, harddisk, processor, RAM, printer, scanner dll.
b. Perangkat Lunak (Software)
Perangkat lunak komputer (software) tidak terlihat secara isik, tetapi berfungsi
dan dapat dioperasikan oleh pengguna melalui antarmuka yang disediakan.
Fungsinya ialah untuk menjembatani pengguna dengan perangkat keras.
Perangkat lunak adalah kode-kode program yang dibuat menggunakan
bahasa pemrograman. Kode-kode tersebut merupakan kumpulan perintah
atau instruksi untuk menjalankan tugas tertentu sesuai dengan keinginan
pengguna, atau untuk mengendalikan kerja perangkat keras. Jika sebuah
sistem komputer diibaratkan manusia, perangkat keras adalah “otak” dan
perangkat lunak adalah “pikiran”.
c. Pengguna
Pengguna adalah orang yang menggunakan atau mengoperasikan komputer.
Pemahaman lebih lanjut tentang pengguna, dapat ditemukan pada materi
Dampak Sosial Informatika.
2. Jenis-Jenis Komputer
Berdasarkan ukurannya, komputer dibagi menjadi beberapa jenis antara lain
seperti ditunjukkan pada penjelasan berikut.
Microcomputer (Komputer Mikro)
Komputer mikro merupakan komputer yang memiliki ukuran paling
kecil dibandingkan dengan jenis komputer lainnya dan menggunakan
microprocessor sebagai CPU atau unit pemrosesan utama. Contoh dari
komputer mikro antara lain Ultrabook, permainan konsol, telepon pintar dan
Tablet.
Komputer Personal (PC, Personal
Computer)
Komputer personal atau PC memiliki ukuran
yang lebih besar dari komputer mikro dan
memiliki kemampuan penyimpanan dan
pengolahan data yang lebih besar dibandingkan
dengan komputer mikro, dan dibuat untuk
penggunaan personal. PC dapat berbentuk
desktop PC (dirancang untuk ditaruh di meja),
atau untuk dapat dijinjing dan dibawa-bawa (laptop).
Mini PC
Merupakan komputer “peralihan” dari komputer
personal ke komputer mini yang dipakai di industri.
Biasanya, dipakai untuk industri kecil atau personal
untuk keperluan profesional atau industri kecil.
Minicomputer
Berbeda dengan komputer personal, komputer mini
berukuran lebih besar, dan mempunyai kapasitas
memori maupun pemroses yang lebih besar.
Komputer mini dipakai menunjang kebutuhan
pengolahan informasi perusahaan skala menengah.
Saat ini, komputer mini kurang populer dan makin
sedikit digunakan karena perusahaan lebih praktis
untuk menyewa komputer di cloud yang memudahkan
pemeliharaannya.
Komputer Mainframe
Komputer Mainframe berukuran lebih besar
dibandingkan dengan komputer dan biasanya
digunakan oleh perusahaan-perusahaan besar
sebagai server (peladen).
Supercomputer
Dibandingkan dengan komputer lainnya, supercomputer memiliki ukuran
yang paling besar dan memiliki kapasitas pengolahan data dan kinerja
yang paling kuat. Super Komputer memiliki kemampuan untuk melakukan
triliunan perintah atau instruksi per detik yang
dapat dihitung dalam FLOPS (Floating Point
Operation per Second). Sama seperti minicomputer
dan mainframe, pengguna super komputer
biasanya ialah perusahaan atau organisasi besar,
misalnya NASA yang menggunakannya dalam
meluncurkan dan mengendalikan pesawat dan
roket.
B. Interaksi Manusia dan Komputer
Sebuah sistem komputasi terdiri atas perangkat keras dan perangkat lunak
yang saling berinteraksi. Interaksi antarmuka seringkali digunakan untuk
menghubungkan perangkat satu dengan perangkat lainnya, mulai dari
perangkat masukan dan keluaran yang dikendalikan oleh sistem operasi,
dan kemudian dapat ditambahkan berbagai aplikasi yang dapat dipakai oleh
pengguna.
Berbagai macam jenis interaksi dapat dilakukan oleh pengguna dengan
sistem komputer, di antaranya seperti berikut.
1. Berbasis GUI (Graphical User Interface)
Merupakan antarmuka yang menggunakan menu grais untuk memudahkan
pengguna berinteraksi dengan komputer.
2. Antarmuka Berbasis Perintah (Command Line Interface/CLI)
Sistem operasi berbasis CLI
merupakan tipe antarmuka
melalui text-terminal. Pengguna
menjalankan perintah dan
program di sistem operasi tersebut
dengan cara mengetikkan baris-
baris tertentu.
3. Melalui Suara (Audio)
Antarmuka menggunakan suara memungkinkan pengguna mengucapkan
sesuatu dan hasilnya akan direkam, dalam bentuk format audio. Antarmuka
ini hanya dimungkinkan jika perangkat keras menyediakan perekam suara
dan melalui aplikasi.
4. Melalui Gambar (Video)
Antarmuka menggunakan gambar hanya dimungkinkan jika perangkat keras
menyediakan kamera. Kamera akan merekam gambar dan melalui aplikasi
akan menyimpan gambar dalam format video.
5. Melalui Berbagai Piranti Masukan Lainnya
Selain melalui perangkat lunak, pengguna dapat berinteraksi langsung ke
komputer melalui piranti masukan, seperti yang dijelaskan sebelumnya
(keyboard, joystick, mouse, touchpad, layar sentuh, keyboard virtual, dll).
C. Kolaborasi dalam Sistem Komputer
Dari semua uraian di atas, terlihat bahwa di dalam sebuah sistem komputer,
perangkat keras berkolaborasi dengan perangkat lunak aplikasi atau piranti
lain melalui sistem operasi. Sistem Operasi pun berkolaborasi dengan aplikasi
untuk berinteraksi dengan pengguna. Kolaborasi itu menghasilkan sebuah
sistem komputasi yang akan bermanfaat bagi pengguna. Komputer tunggal
seperti seorang manusia, yang di dalam tubuhnya beroperasi sistem-sistem
yang berfungsi sesuai peran dari setiap organ tubuh. Pikiran manusia akan
menggerakkan anggota tubuh seperti tangan dan kaki karena adanya sistem
syaraf. Indra penglihat, peraba, perasa akan memberikan signal kepada sistem
syaraf untuk membuat manusia bereaksi, bergerak, dan melakukan tindakan.
Inilah yang menjadi dasar manusia menciptakan robot-robot yang bertindak
dan berperilaku sesuai program yang disimpan dalam robot tersebut.D. Sistem Operasi
Sistem operasi (OS) adalah
perangkat lunak sistem
yang mengelola perangkat
keras komputer, sumber
daya perangkat lunak, dan
menyediakan layanan umum
untuk program komputer.
Sistem operasi berfungsi untuk
mengendalikan, mengontrol
atau memberikan koneksi
antarperangkat keras komputer.
Contoh dari sistem operasi ialah MS Windows, Linux, MacOS, Android, iOS,
dan sebagainya. Sistem operasi berfungsi untuk mengelola proses, memori
utama, mengelola ile, mengelola penyimpanan sekunder, serta melakukan
proteksi dan keamanan.
1. Multitasking
Kalian tentu pernah melakukan “multitasking”, yaitu mengerjakan beberapa
pekerjaan sekaligus, misalnya sambil merajut, nonton TV, bahkan sesekali
menengok HP. Sambil menyapu, kalian mendengarkan musik bahkan
ikut bernyanyi. Manusia mempunyai kemampuan multitasking, walaupun
untuk beberapa kondisi, perlu dilakukan dengan hati-hati, misalnya sangat
berbahaya menonton video sambil menyetir mobil. Multitasking yang tidak
dikendalikan dengan baik, belum tentu menambah eisiensi dan hasilnya
belum tentu baik. Misalnya, belajar sambil menonton sepak bola dapat
memecah perhatian sehingga kalian tidak belajar dengan baik. Ketika
kalian sedang belajar sambil mendengarkan lagu, kalian berhenti ketika ibu
memanggil untuk makan malam (ini yang disebut interupsi).
Komentar
Posting Komentar